Hallo guys, terimakasih ya udah mampir ke blog aku ^_^

Kamis, 18 Juni 2015

Jatuh Cintakan Hatiku PadaMU

Hari berjalan tak kenal henti, hati yang gelisah dan gundah masih terasa di hati. Perasaan yang kacau masih selalu menyelimuti.
Aku hampa, aku sedih, aku sakit.
Yang ku tahu hanya Allah saat ini yang selalu menyertai.
Selalu ku ucap dzikir untuknya, tak hanya dibibir, tapi juga di hati.
Meski sadar, tak sepanjang waktu aku bisa seperti ini.
Iya, aku lakukan ini karena rapuhku. Karena kegelisahan hatiku.
 Semestinya dzikir ini harus kulakukan setiap saat tanpa ada alasan karena aku mencintai Allah.
Disaat fikiran kacau selalu yang aku ingat Allah. Selalu dan selalu.
Saat raga tak mampu bangkit, cinta pada-Nya barulah bertumbuh besar.
Tersadar dosa kecil & besar, dosa yg nyata serta tersamar.
Entah kenapa harus begini…
Mungkin ini teguran, semestinya tak menunggu kepedihan baru mengingatNYA seingat begini.
Cinta tertaut kembali disaat sakit, aku baru sadar.
Tapi… Inilah aku… Hamba yang lemah dan biasa, yg rapuh, yg baru mengejar cinta.
Sakit yang datang selalu ku coba rubah menjadi biasa, namun aku belum bisa.
Saat ku buka hati lagi, ternyata rasanya tak sama.
Dan cintapun kembali sulit terasa.
Aku sadar, oh ternyata aku harus mencintai Pemilik cinta itu dahulu baru aku bisa mencintai ciptaanNya.
Namun aku tahu, cinta pada-Nya tak kan tumbuh, jika hati selalu diselimuti keangkuhan.
Tak akan tumbuh, tak akan pernah, tak akan.
Aku bersujud hanya kepadaNYA, Sang Pencipta.
Ku perbaiki imanku dan segalanya pada diriku. Aku sadar banyak dosa yang menyelimutiku. Namun aku tahu, Allah itu maha penyayang dan pengampun. Ku teteskan air mataku dalam sujud panjangku untukNYA. Ku merenung, ku menangis, dosa-dosaku terlalu banyak.
Aku bersyukur masih bisa bertaubat menangis meminta ampunanNya.
Aku bahagia, Jika linangan air mata saat mengucap syukur atas nikmatNya.
Bukan kah ini air mata, kado tanda CintaNya padaku?
Tetesan air mata saat aku teringat dosa, saat aku memohon ampun kepadaNya.
Mungkin ini juga sebagian tanda Cinta-Mu padaku, Wahai Sang Pencipta Cinta.
Jangan biarkan hatiku beku, tanpa CintaMU ya Robb.
Ya Allah, Ya Rahman Ya Rahim…
Jatuh cintakan hati ku padaMU setiap detik tarikan nafasku, Hingga raga menyatu kembali dengan asalnya. Aamiin ya robbal'alamiin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih Sudah Berkunjung