Hallo guys, terimakasih ya udah mampir ke blog aku ^_^

Rabu, 17 Juni 2015

Mungkin Ini Jawaban Atas Doa-Doaku

Alhamdulillah dapat dipertemukan dengan bulan Ramadhan yang penuh berkah lagi.
Ooopppssss, 2x Ramadhan ngejomblo kayaknya ini. Wkwkwkwk.
Alhamdulillah yahhh...
Penuh syukur sebenarnya saat putus dengan mas Ardy. Mungkin ini jawaban atas doa-doaku setiap hari, doa-doaku setelah sujudku untukNYA.
Ketahuilah, aku selalu berdoa untuk orangtuaku, untuk masa depanku dan yang ketiga selalu untuk jodohku. Pada saat aku lewatin pacaran sama mas Ardy, aku selalu berdoa begini intinya kalau aku dan Mas Ardy berjodoh semakin tumbuhkanlah cinta-cinta kami, namun jika mas Ardy bukan jodohku aku mohon segera hilangkan perasaan cinta ini dan segera pisahkan kami. Jujur seperti itulah doaku setiap harinya.
Oh ternyata tak disangka doa-doaku terkabul begitu cepat, hanya mencoba 3 bulan saja selesai.
Padahal aku yang selalu meminta doa seperti itu, namun ternyata ngerasa sakit juga. Bahkan yang sebenarnya mas Ardy bukanlah pria yang aku idamkan selama ini. Aku menginginkan pria yang dapat menyempurnakan agamaku.
Aku ngerasa bodoh saat tahu dia yang sebenarnya. Kenapa aku kenal sedekat itu dulu. Jujur saja kedekatan aku dan dia adalah sebuah kesalahan dan aku terjebak dalam situasi yang tak bisa aku tuliskan disini. Sebenarnya begitu, bahkan dari awal dekat aku tak begitu tertarik dengannya karena yang aku cari adalah pria yang pintar mengaji dan ngerti agama. Yang baik, sholeh juga penyabar. Aku kaget dan syok saat aku jalanin dengan mas, aku dimarahin yang sebenarnya aku tipikal cewek manja yang ga pernah dimarahin. Pada saat itulah aku juga mikir, masak aku nanti menikah dengan pria kasar seperti dia. Bagaimana kalau aku susah, bagaimana kalau aku sedih. Tapi aku tepiskan rasa itu, aku hilangkan perasaan itu dan selalu berpikiran positif karena aku mikirnya setiap orang pasti bisa berubah. Namun apa daya, aku sudah sabar dan terima apa adanya tapi dia malah pergi.
Yah mungkin inilah yang sebenarnya aku mau dari dulu. Berpisah dengannya namun aku tak tahu bagaimana caranya. Aku coba terima dan dengan ikhlas aku terima semua, namun yang aku dapat malah kesedihan. Mungkin Allah tak ingin aku bersama mas lagi, Allah punya rencana yang lebih indah dari ini. Doa-doaku selalu tak putus untukNYA.
Bahkan kemarin aku senpat sholat taubat, aku ngerasa sangat berdosa. Aku sampai nangis, bahkan sebelumnya aku tak pernah ngerasa seperti ini. Memohon ampunanNYA. Dalam sujudku ku sebut nama mas dan aku untuk diampuni semua dosa-dosa kami.
Ya Allah, begitu indahnya hidupku selama ini namun aku merasa selalu kurang bersyukur. Selalu ngerasa sedih bahkan kalau dilihat hidupku yang sekarang jauh lebih enak. Dapat berkumpul dengan kedua orangtua dan saudara. Hidup dengan sangat berkecukupan dan apapun yang dimau semua dapat kesampaian. Nikmat ini sebenarnya sudah sangat luar biasa. Hidup yang kurang aku syukuri mungkin adalah hidup yang orang lain inginkan.
Aku tahu kita semua di dunia ini hanya sementara, sedangkan yang lebih abadi ada di akherat nanti. Aku sadar semua itu, namun aku selalu melakukan kesalahan-kesalahan dosa yang amat banyak.
Aku ingin memperbaiki diri lagi. Selagi masih ada waktu di dunia ini.
Inilah tulisan singkat hambamu yang penuh dosa ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih Sudah Berkunjung